Sabtu, 23 Juni 2012

Festival Teluk Palu Segera Digelar

Penulis : Hafid Laturadja
 
 

   
PALU--MICOM: Festival Teluk Palu ke-3 direncanakan akan digelar pada 27 29 September 2012. Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Palu Sudaryano Lamangkona mengatakan panitia sudah mendapat kepastian sejumlah paguyuban etnis di Sulawesi Tengah.

Selain itu, panitia juga akan mengundang provinsi tetangga seperti Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Jawa, NTB dan NTT.

"Sejauh ini sudah ada beberapa paguyuban etnis yang menyampaikan kesiapan mereka untuk berpartisipasi," kata Sudaryano.

Festival Teluk Palu sebagai wahana seni budaya dan tempat bertemunya paguyuban etnis, seni dan budaya sangat diharapkan kesuksesannya.

"Partisipasi masyarakat se-Kota Palu sangat diharapkan untuk turut menyukseskan event mengangkat kepariwisataan Kota Palu," tambah Sudaryano.

Sejumlah agenda yang akan ditampilkan berupa tari-tarian adat, pameran potensi daerah, permainan tradisional, serta sejumlah lomba.

Untuk anggaran event diperoleh dari dukungan swasta dan APBD Kota Palu. (HF/OL-12)

Rabu, 06 Juni 2012

Simulasi Aksi Teroris Bom Meledak, Dua Karyawan Terluka di Depo Pertamina Donggala

Penulis : Hafid Laturadja

PALU--MICOM: Depo Pertamina Donggala, Sulawesi Tengah, Rabu (6/6) pagi, menggelar simulasi penanganan teror bom di obyek vital tersebut. Sebuah bom meledak dan melukai dua karyawan depo. Dalam simulasi itu, sebanyak 85 personel Polri dan sekuriti Pertamina dilibatkan.

Kisahnya, seorang resepsionis Pertamina menerima telepon gelap dan mengancam akan meledakkan bom di halaman depan depo. Setelah diperiksa, dua karyawan Pertamina tiba-tiba terpental akibat ledakan bom dan mengalami luka berat dan ringan. Kedua korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara. Sementara satu peleton satuan Perintis tiba di TKP dan mengamankan lokasi ledakan.

Setelah itu, tim Penjinak Bom Sat Brimob Polda Sulteng tiba di TKP dan langsung melakukan penyisiran ke tempat-tempat yang dicurigai. Apalagi, penelepon menyebutkan ada dua bom yang dipasang dan siap untuk diledakkan. Setelah penyisiran sekitar 20 menit, tim penjinak bom kembali menemukan satu paket mencurigakan lagi dan diduga bom. Proses identifikasi berupa X-ray ditemukan bahan peledak. Kemudian dijinakkan oleh operator penjinak bom.

Kepala Depo Pertamina Donggala Sukamto Purwadi mengatakan simulasi dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan karyawan depo Pertamina dan kesiapan tenaga sekuriti mengantisipasi setiap ancaman. (HF/OL-10)

Sabtu, 02 Juni 2012

Gerrard Kagumi Prancis



Gerrard Kagumi Prancis
Steven Gerrard--AP/Tim Hales/cs

LONDON--MICOM: Steven Gerrard terus memantau persiapan pesaing-pesaing Inggris di fase grup Piala Eropa 2012.

Prancis menjadi salah satu tim yang diwaspadai kapten Inggris tersebut. Menurutnya, setelah melihat laga uji coba melawan Serbia, Prancis adalah tim yang tangguh.

"Saya menyaksikan laga semalam dan mereka terlihat sangat kuat. Mereka tim bagus. Kami tahu banyak mengenai mereka karena kami sempat menghadapi mereka sebelumnya," kata Gerrard, Sabtu (2/6).

"Mereka memiliki sejumlah pemain yang berlaga di Liga Primer Inggris. Kami menghormati mereka, tapi mereka bukannya tak bisa dikalahkan."

"Kami tahu jika kami bisa bermain maksimal, di performa terbaik kami, ada peluang bagi kami mengalahkan  mereka."

"Juga sangat penting bagi kami untuk tidak kalah. Kemenangan menjadi hal fantastis, tapi apabila kami bisa menghindari kekalahan, posisi kami akan bisa lebih baik di dua laga lainnya."

"Tantangannya adalah bisa keluar dari grup ini, semoga dengan menempati posisi puncak, tapi tantangan pertama kami adalah lolos ke babak berikutnya," tandasnya. (goal.com/OL-2)

SALAH SATU OBJEK WISATA ANDALAN PROVINSI SULAWESI TENGAH

Pulau Togean


Pulau Togian
Obyek Wisata Pulau Togean indah dan eksotis terutama alam bawah lautnya yang memiliki berbagai karang tropis dalam ukuran besar serta berbagai spesies ikan hias dan kepiting kenari.
Kepulauan Togean letaknya di Kabupaten Tojo Unauna Sulawesi Tengah. Perjalanan menuju Togean dapat ditempuh dua jam jalan darat dari Kabupaten Poso ke Ampana – Tojo Unauna yang dilanjutkan naik perahu motor.
Dikawasan Pulau Togean ini terdapat Gunung Merapi yaitu Gunung Colo yang pernah meletus pada awal tahun delapan puluhan. Kegiatan Memancing, berlayar, berenang dan menyelam dapat dilakukan dikawasan ini. Sederetan pulau-pulau kecil dan besar yang berhutan lebat yang dihuni oleh babi hutan dan Pesisir pantai  dihuni suku Bajou yang membuat rumah diatas laut .
Pulau-pulau kecil di Togean juga memiliki pantai berpasir putih untuk berjemur dan pada senja hari menikmati matahari terbenam. Keindahan pulau-pulau karang menambah kecantikan alam Togean , Kepulauan yang terletak di tengah Teluk Tomini ini ditumbuhi kawasan hutan yang belum terjamah dan menjadi tempat perlindungan bagi hewan-hewan yang ada di dalamnya.
Obyek keindahan terletak pada di pantai dan laut dengan berbagai kombinasi bentuk karang berpadu dengan birunya air laut yang jernih. Kepulauan Togean merupakan satu-satunya tempat di Indonesia yang memiliki tiga lingkungan karang yang berbeda yaitu karang atol, karang barier dan karang pantai yang semuanya menjadi habitat dari flora dan fauna laut.
Karang atol ini berbentuk pulau karang yang ditengah-tengahnya terdapat danau yang dalam.
Karang barier merupakan deretan karang yang berjejer mengelilingi pulau menyerupai benteng atau dinding di laut yang melindungi pulau dari terjangan ombak laut. Karang ini di kedalaman 200 mtr dan muncul diatas permukaan laut sampai dengan beberapa meter.
Pulau TogianPulau Batudaka merupakan pulau terbesar dan yang paling mudah dicapai di kepulauan Togean. Di Pulau Batu Daka ini selain desa Bomba sebagai desa pemukiman terdapat desa Wakai tempat/ pelabuhan pemberangkatan ke Pulau Kadidiri yang merupakan obyek wisata di kepulauan Togean.
Di desa Bomba sangat baik untuk berenang dan snorkeling dan mengunjungi goa kelelawar yang tidak terlalu jauh dari desa Bomba. Beberapa kilometer ke arah pedalaman terdapat air terjun.
Pulau Kadidiri merupakan pulau paling populer , pantai yang sangat indah dengan lokasi snorkeling dan menyelam sempurna. tersedia banyak penginapan murah dan di sebelah barat pantai terdapat deretan batu karang terjal yang menjadi habitat kepiting karang. Kawasan pemukiman utama di Pulau Togean adalah Desa Katupat ,di sekitar pulau terdapat kawasan pantai yang lebih indah dan sangat bagus untuk trekking.

Sumber: http://indotim.net

Makanan Khas Sulawesi Tengah

KALEDO (Khas Palu – Sulawesi Tengah)



Bahan :
Daging dan tulang kaki sapi – 1 Kg
Asam jawa mentah – 5 ruas panjang
Cabe rawit hijau – 15 butir
Garam secukupnya.
Jeruk nipis.
Cara Pembuatan :
  • Cuci daging dan tulang kaki sapi hingga bersih
  • Jerang air dalam panci hingga mendidih
  • Masukkan daging dan tulang sapi, masak hingga empuk
  • Buang air rebusan daging dan tiriskan, kemudian jerang air di panci lainnya, masukkan kembali daging yang telah dimasak, ini diperlukan untuk mengurangi lemak pada air rebusan
  • Setelah air mendidih, masukkan garam caberawit hijau, penyedap rasa, dan asam jawa ke dalam rebusan daging dan tulang
  • Tutup dan rebus kembali hingga daging dan tulang kaki sapi matang
  • Sajikan dalam keadaan hangat, beri taburan bawang goreng sebagai penguat aroma.
  • Tambahkan jeruk sesuai selera.

 

 

Uta dada 

Bahan:
-    1 ekor ayam, di potong2 sesuai selera (dapat juga digantikan dengan ikan tongkol)
-    500 ml santan encer dari ½ butir kelapa
-    200 ml santan kental dari ½ butir kelapa
-    2 batang serai, memarkan
-    3 buah tomat (atau sesuai selera), potong-potong
-    garam secukupnya
Bumbu halus:
-    8 butir bawang merah
-    5 siung bawang putih
-    25 buah cabai rawit hijau (porsi yang menyukai pedas)
-    2 cm kunyit
-    2 cm jahe
Cara membuat:
1.    Lumuri ayam dengan garam dan bakar hingga setengah matang. Angkat.
2.    Masukan ayam dan santan encer ke dalam wajan. Tambahkan bumbu halus dan serai lalu masak hingga mendidih.
3.    Masukkan tomat dan santan kental lalu masak sambil terus diaduk agar santan tidak pecah. Masak hingga bumbu meresap.
Dapat disajikan bersama-sama denga nasi, ketupat atau lontong.

UTA KELO

Bahan :
750 cc santan (dari 4 buah kelapa)
10 buah pisang kepok muda diiris setebal 2 jari
1 ons udang halus basah/kering
10 buahcabe rawit (dihaluskan)
Daun kelor muda secukupnya
Garam secukupnya
Cara membuat :
Santan dan cabe rawit dimasak hingga mendidih, kemudian masukkan garam dan pisang kepok, bila sudah mendidi masukkan daun kelor,
Aduk hingga merata…
Angkat dan siap disajukan.
Untuk 15 orang.

Palumara

Bahan :
500 gr ikan kakap (dipotong dadu)
500 cc air asam (5 buah asam masak)
1 sdk makan minyak kelapa
1 batang sereh
Dihaluskan :
5 buah cabe rawit
10 buah lombok keriting
1 ruas jahe
Garam secukupnya
Cara membuat :
Ikan kakap dibersihkan, masukkan ke dalam panci, masukkan bumbu-bumbu yang telah dihaluskan dan air asam, minyak kelapa serta sereh.
Dimasak hingga mengental.
Siap disajikan…

Tumisi sese gampaya

Bahan :
500 gr bunga pepaya
250 cc santan kelapa
Garam secukupnya
Dihaluskan :
10 buah cabe rawit
2 buah lombok keriting
1 ons kemiri
5 siung bawang merah
5 siung bawang putih
1 ruas jahe
Cara membuat :
Bunga pepaya direbus,
masukkan garam, bila bunga pepaya sudah layu angkat dan tiriskan,
bumbu ditumis dengan sedikit minyak kelapa, tuangkan santan sambil diaduk-aduk,
bila santan sudah mengeluarkan sedikit minyak masukkanbunga pepaya sambil terus diaduk,
angkat dan siap disajikan..

Lawa Taipa

Bahan :
2 buah mangga muda
2 buah lombok keriting
3 siung bawang merah
100 ccsantan kelapa
50 gr wijen
1 ruas jahe
Cara membuat :
Lombok keriting, bawang merah, jahe dan wijen disangrai lalu dihaluskan..
Lalu masukkan mangga muda yang telah dicincang, kemudian masukkan santan,
Aduk rata dan siap disajikan.
Untuk 15 orang

Arti Lambang Sulawesi Tengah

Lambang Sulawesi Tengah berbentuk seperti jantung. Di dalam lambang terdapat simbol bintang, pohon kelapa, padi dan kapas, dan gelombang.
Bintang merupakan lambang Ketuhanan YME dan keteguhan dalam mencapai cita-cita yang tinggi. Pohon kelapa merupakan tumbuhan yang menjadi komoditas untuk menyejahterakan rakyat Sulawesi Tengah. Padi dan kapas sebagai lambang kemakmuran. Kapas berkuncup 13, bergigi 4 pada kelopaknya, padi berbiji 19, alur gelombang atas berjumlah 6 dan gelombang bawah berjumlah 4 merupakan simbol hari jadi provinsi Sulawesi Tengah yaitu 13 April 1964.

Mohsen: Guru jangan sebatas sarjana (S1)

Kakanwil Kementerian Agama, DR H Mohsen MM mengatakan bahwa guru jangan hanya sebatas S1. “Guru harus meningkatkan kualifuikasi pendidikan karena ini merupakan tanggung jawab. Guru memiliki tanggung jawab mencerdaskan bangsa, jangan hanya sebatas sarjana (S1) namun harus mampu ke jenjang yang lebih tinggi” ungkapnya.
Hal tersebut disampaikan, dalam penutupan Orientasi Pendidikan Tindakan Kelas Guru Agama Hindu tingkat Menengah se Sulawesi Tengah yang dilaksanakan di Palu Golden Hotel (30/5).
Mohsen juga menyatakan bahwa guru Agama hindu pun harus menguasai dan memanfaatkan teknologi, misalnya internet sebagai sara informasi dan komunikasi. Mohsen sempat menanyakan kepada peserta orintasi, apakah sudah memiliki laptop?, Penguasaan teknologi ini akan mempermudah guru dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Orientasi ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 28 -30 Mei 2012, diikuti oleh 30 peserta yang yang berasal dari kabupaten dan kota.